June 13, 2008

mandkj

belakangan ini jadi ndak produktif euy. dalam segala hal, nulis blog, belajar, atau apa lah. rasanya 'desire' yang dulu jadi 'drive' untuk berbuat menghilang. sebab apa? entah juga. rasanya sampai pada satu titik di mana timbul kejenuhan akan sekolah. membayangkan dan memikirkan bahwa masih paling tidak 3,5 tahun lagi sebelum lulus.. duuhhh.. penulisan jurnal dan paper mandek, kerjaan penterjemahan mandek.. butuh tantangan baru nih.
                            

March 31, 2008

Sendiri lagi

Sendiri lagi deh.. Paling tidak selama 5 minggu ke depan. Kalau dipikir-pikir, hidup saya dan suami itu bener-bener ndak wajar. kalau bukan dia yang pergi melaut, maka ketika dia pulang pasti ada aja hari-hari dimana saya harus nginep di RS. Pada waktu-waktu itu saya tersiksa perasaan bersalah. Ketika suami pulang bukannya ada di rumah malah menghabiskan waktu di Cipto. Yah, kadang kewajiban sebagai istri dan kewajiban sebagai residen saling bentrok. Sulitnya kewajiban sebagai residen itu ndak bisa diprediksi :( Kadang rasa bersalah itu sedemikian besarnya sampai sulit dideskripsikan, apalagi kalau dia telpon atau sms nanya kapan saya pulang. Sejak awal dia udah tau sih kondisi ini, tapi pastinya beda setelah merasakan sendiri betapa istrinya jarang pulang, atau kalaupun pulang dalam kondisi kelelahan atau ngantuk berat. Dengan kondisi kami berdua, memang waktu ketemu harus dimaksimalkan, dimanfaatkan dengan pintar. Jarang-jarang kami berdua ketemu. Dalam dua bulan setengah ini aja lebih banyak 'pisah ranjang' nya. Dia di tengah laut sana sementara saya di Jakarta, atau dia di rumah sementara saya di RS :( Saat-saat sendiri seperti sekarang ketika dia pergi membuat saya semakin menghargai waktu ketika kami bertemu. Jadi selelah apapun saya, setidak sadar apapun saya sesudah jaga, saya selalu berusaha ngobrol sama suami, walau kadang ngobrolnya ngaco karena GCS sudah di bawah 8 :p  Duh, baru sehari ditinggal, rasanya dah kayak sebulan.. Miss him so much..

February 16, 2008

kutemukan kembali kenikmatan itu

semasa tinggal di Eropa, yang paling saya sukai adalah transportasi publiknya. praktis semua moda transportasi sangat menyenangkan karena bersih, tepat waktu, teratur dan ndak dempet2an, hihihi. dari berbagai jenis transportasi, saya paling suka naik kereta. kenapa? yah, karena saya lumayan sering naik kereta, paling ndak dua kali seminggu di hari kerja ditambah plesiran entah kemana yang rada jauh dari tempat tinggal saya. tapi alasan utamanya adalah karena saya bisa melamun dan berkhayal. iya benar, melamun. duduuk di samping jendela dengan segelas cappucino besar di tangan saya dan pemandangan padang rumput dengan sapi-sapi atau domba sanggup membuat saya memikirkan segala hal dan tenggelam dalam pikiran. ah nikmat banget deh pokoknya. kereta di belanda, jerman, belgia, swiss, atau perancis sama-sama memungkinkan lamunan yang memanjang. ah well, di swiss agak ndak mungkin karena indra penglihatan saya dimanjakan dengan pemandangannya, jadi lebih berarti ngeliat pemandangan.

nah, belakangan ini saya kembali menemukan kenikmatan melamun dalam kereta. sejak ada kereta ekonomi AC. wah, surga deh dibanding kereta ekonomi biasa yang berdesak2an itu. saya bisa duduk tenang di samping jendela meski tanpa segelas cappucino. ndak berdesak-desakan, kereta ber-AC, ndak ada pedagang yang hilir mudik, ndak ada pengamen. walau perjalanan saya lumayan dekat, kurang dari 15 menit, tapi sungguh menyenangkan. tiketnya emang rada mahal untuk ukuran kita, 6000 perak, tapi kalau dibandingkan dengan efisiensinya, waktu yang terbuang kalau saya naik bis, rasanya 6000 perak itu amat sepadan. kenapa ndak dari dulu ya ada kereta ini? masih ada kekurangannya sih, soalnya kereta ini cuma berangkat di waktu2 tertentu. kalau menuju manggarai di pagi hari jam 6 lewat dikit dari stasiun dekat rumah saya. no option buat saya yang jam 6 sudah harus nongkrong di rumah sakit. tapi untuk perjalanan sore, kalau saya bisa keluar dari RS jam setengah 4, maka saya bisa ngejar kereta jam 4 menuju rumah. atau kalau sial terlambat keluar naik yang jam 6. coba bisa lebih banyak ya frekuensinya *mimpi*. mudah-mudahan aja suatu waktu nanti :)